Setelah masa penantian yang cukup panjang dan berbagai uji coba regional, Riot Games akhirnya merilis Valorant Mobile secara global pada 13 Juni 2025. Game FPS taktis yang sebelumnya hanya tersedia di PC ini kini bisa dimainkan di platform mobile untuk Android dan iOS. Peluncuran ini menjadi langkah besar Riot dalam memperluas ekosistem kompetitif mereka dan menantang dominasi game FPS mobile seperti Call of Duty: Mobile dan PUBG Mobile.

Tapi pertanyaannya, apakah Valorant Mobile mampu menghadirkan pengalaman yang sama solid dan kompetitif seperti versi PC-nya?

Adaptasi Gameplay ke Mobile

Valorant Mobile tetap mempertahankan inti gameplay yang menjadikannya populer: tim 5v5, peran agent dengan skill unik, serta mode defusal berbasis ronde seperti Search and Destroy. Namun, ada sejumlah penyesuaian penting agar cocok dimainkan di layar sentuh:

  • Kontrol Sentuh Presisi: Riot memperkenalkan dua mode control Classic dan Pro. Classic cocok untuk pemula, sementara Pro memberikan kebebasan kustomisasi penuh, mirip kontrol CoD Mobile.
  • Auto-Aim Assist Ringan: Untuk menjaga pengalaman kompetitif, Valorant Mobile hanya memberikan bantuan aim minimal, dan fitur ini bisa dimatikan di ranked match.
  • Movement Optimization: Fitur “auto-run” dan “slide peek” disesuaikan agar karakter dapat dikendalikan lincah tanpa joystick fisik.
  • Interface Skill Dinamis: UI skill agent kini terintegrasi di sisi kanan layar dengan gesture swipe, memungkinkan penggunaan cepat tanpa menutupi pandangan.

Agent dan Map yang Tersedia

Pada peluncuran awal, Valorant Mobile hadir dengan 10 agent, termasuk:

  • Jett
  • Phoenix
  • Sage
  • Omen
  • Reyna
  • Breach
  • Killjoy
  • Skye
  • Brimstone
  • Raze

Riot mengonfirmasi bahwa agent-agent lainnya akan dirilis secara bertahap dalam update bulanan.

Sementara itu, empat map klasik langsung tersedia:

  1. Bind
  2. Haven
  3. Ascent
  4. Split

Dengan grafis disesuaikan namun tetap mempertahankan gaya seni khas Valorant, map mobile ini tetap menghadirkan pengalaman familiar bagi veteran PC.

Mode Permainan: Casual Hingga Ranked

Valorant Mobile menawarkan beberapa mode permainan:

  • Unrated Match: Mode klasik tanpa peringkat, cocok untuk latihan.
  • Spike Rush: Mode cepat dengan durasi 8–10 menit.
  • Ranked Match: Dimulai setelah pemain mencapai level 10. Sistem ranking mirip PC, mulai dari Iron hingga Radiant.
  • Deathmatch & Custom Room: Untuk latihan aim dan komunitas.

Menariknya, Riot juga mengisyaratkan mode “Arcade Mode” eksklusif mobile akan segera hadir, di mana pemain bisa memainkan Valorant dalam gaya gameplay seperti battle royale mini atau agent roulette.

Fitur Tambahan yang Dihadirkan

Untuk memastikan kelancaran dan pengalaman bermain yang seimbang di perangkat seluler, Valorant Mobile menghadirkan:

  • Anticheat Vanguard versi ringan yang bekerja secara background tanpa membebani RAM.
  • Sistem Matchmaking Regional dengan server SEA (Singapura), KR, JP, EU, NA, SA, dan India.
  • Cross Progression: Walau tidak mendukung cross-play, pemain tetap bisa menggunakan akun Riot mereka untuk menyimpan skin dan progression.
  • Event Mobile Eksklusif: Termasuk agent skin dan battle pass dengan tema khusus versi mobile.

Komunitas Menyambut Positif, Pro Player Bereaksi

Reaksi komunitas terhadap perilisan global ini sangat positif. Di hari pertama, Valorant Mobile menempati posisi #1 di App Store dan Google Play di lebih dari 40 negara, termasuk Indonesia.

Beberapa komentar dari tokoh eSports:

  • TenZ (pro player Sentinels): “Valorant Mobile has serious potential. Riot nailed the core feel.”
  • Frostmisty (Caster VCT ID): “Kalau ini digarap serius di SEA, turnamen Valorant Mobile bakal gede banget.”

Streamer seperti Bangpen dan Jess No Limit juga ikut mencoba game ini dan memuji kualitas grafis serta keseimbangan gameplay-nya.

Potensi eSports dan Turnamen

Riot sudah mengonfirmasi akan mengadakan Valorant Mobile Invitational pertama di Tiongkok pada Agustus 2025, dengan prize pool sebesar $200.000 USD. Beberapa tim eSports besar seperti DRX, Paper Rex, dan Talon Esports telah membentuk divisi Valorant Mobile dan sedang membuka open recruitment.

SEA diprediksi akan menjadi kawasan panas untuk kompetisi mobile ini, mengingat dominasi dan budaya mobile gaming yang sangat kuat.

Valorant Mobile bukan sekadar adaptasi, tetapi reimajinasi dari versi PC yang dirancang khusus untuk platform mobile. Dengan gameplay yang tetap kompetitif, kontrol yang presisi, dan dukungan Riot yang solid, game ini sangat berpotensi mengubah peta game FPS mobile global.

Apakah Valorant Mobile akan bisa menyusul atau bahkan melampaui dominasi Free Fire dan CoD Mobile? Waktulah yang akan menjawab, tapi jelas: kompetisi sudah dimulai.

Posted in
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai