
PLANETGAMES. Setelah lama dinanti, Hollow Knight Silksong terus mencuri perhatian komunitas gamer, bukan hanya karena estetika visualnya yang memesona, tetapi juga karena tingkat kesulitannya yang disebut-sebut lebih tinggi dibanding pendahulunya. Banyak pemain yang merasa game ini tidak hanya menantang, tapi bahkan membuat frustrasi. Namun, rupanya ada alasan mendalam di balik keputusan desain ini.
Team Cherry, pengembang di balik seri Hollow Knight, akhirnya angkat bicara. Dalam sebuah sesi wawancara eksklusif pada acara ACMI, Ari Gibson, salah satu otak kreatif di balik game ini, menjelaskan mengapa Silksong memiliki tingkat kesulitan yang lebih kompleks.
Hornet, Karakter Gesit yang Mengubah Segalanya
Salah satu alasan utama mengapa Silksong terasa lebih sulit adalah karena karakter utamanya, Hornet, memiliki gaya bermain yang jauh berbeda dari Knight (karakter utama pada Hollow Knight). Hornet dikenal lebih cepat, lebih lincah, dan memiliki kemampuan bertarung yang lebih dinamis.
Menurut Ari Gibson, kemampuan Hornet yang jauh lebih fleksibel memaksa mereka untuk mendesain dunia dan musuh yang bisa “mengimbangi” kekuatannya. Ini berarti, musuh yang dulunya hanya sekadar ancaman ringan kini hadir dengan pola serangan yang lebih kompleks, strategi yang lebih cerdas, dan pergerakan yang lebih agresif.
Sebagai contoh, musuh seperti Ant Warrior kini dilengkapi dengan gerakan yang menyerupai Hornet ketika ia menjadi bos di game pertama. Mereka bisa melompat, melakukan dash ke bawah, menghindar dengan lincah, bahkan menyerang dalam pola-pola tidak terduga. Ini semua dirancang agar pertarungan terasa lebih aktif dan menantang.
Bukan Sekadar Sulit, Tapi Juga Adaptif
Yang menarik, Team Cherry tidak melihat “kesulitan” sebagai halangan, melainkan sebagai elemen desain yang bisa mendorong pemain untuk belajar, beradaptasi, dan bereksplorasi. Daripada mengurangi kemampuan Hornet agar lebih seimbang, mereka memilih untuk menaikkan level semua elemen di sekitarnya.
Prinsip ini menciptakan lingkungan permainan yang sangat organik: setiap musuh, jebakan, dan tantangan dirancang untuk membuat pemain berpikir dan bereaksi dengan cara yang berbeda. Hal ini menciptakan dinamika gameplay yang jauh lebih kaya dibandingkan Hollow Knight.
Kebebasan Eksplorasi Tidak Harus Lurus ke Depan
Meski lebih sulit, Silksong tetap memberi keleluasaan kepada pemain untuk menentukan cara mereka menjalani petualangan. Team Cherry memastikan bahwa setiap pemain bisa memilih jalur mereka sendiri: apakah ingin mengejar jalan utama atau menjelajahi area tersembunyi terlebih dahulu.
“Hal paling penting bagi kami adalah membiarkan pemain menentukan arah mereka sendiri,” jelas Ari Gibson. “Kami ingin setiap perjalanan terasa personal dan bermakna. Bahkan ketika mereka menemukan jalan buntu atau bos yang terlalu sulit, selalu ada cara lain yang bisa dijelajahi.”
Ini berarti, jika seorang pemain merasa terhambat oleh satu tantangan, mereka bisa memilih untuk memutar arah, mencari kemampuan baru, atau bahkan menghindari pertarungan tersebut untuk sementara waktu. Pendekatan non-linear seperti ini memberi rasa kebebasan dan otonomi dalam bermain yang sangat jarang ditemukan di game sejenis.
Desain Dunia yang Mendorong Rasa Penasaran
Salah satu kekuatan terbesar Silksong adalah desain dunianya yang mendorong eksplorasi tanpa henti. Setiap area terasa hidup, misterius, dan penuh kejutan. Beberapa rute mungkin tersembunyi di balik jebakan, teka-teki, atau musuh kuat, sementara yang lain hanya bisa diakses setelah kemampuan tertentu ditemukan.
Pendekatan ini membuat pemain tidak hanya dituntut untuk memiliki refleks dan strategi yang baik, tapi juga rasa ingin tahu dan ketekunan untuk terus menggali lebih dalam.
Pendekatan Filosofis terhadap Kesulitan
Alih-alih hanya menghadirkan tantangan sebagai penghambat, Team Cherry menghadirkan kesulitan sebagai pengalaman yang memperkaya. Ini bukan soal “apakah kamu cukup jago”, melainkan “apakah kamu siap untuk mencoba cara lain”.
Kesulitan di Silksong tidak bersifat menghukum, tapi justru mendorong pembelajaran dan pemahaman yang lebih dalam terhadap dunia yang mereka bangun. Setiap kekalahan adalah pelajaran, dan setiap kemajuan adalah hasil dari dedikasi dan eksplorasi.
Sulit, Tapi Memuaskan
Apa yang dilakukan Team Cherry melalui Hollow Knight Silksong adalah upaya untuk memperluas cakrawala pengalaman metroidvania. Dengan menyeimbangkan antara kecepatan karakter, kecerdasan musuh, dan kebebasan eksplorasi, mereka berhasil menciptakan sebuah dunia yang menantang tapi adil, menekan tapi memuaskan.
Bagi pemain yang menyukai tantangan, Silksong bisa jadi akan menjadi salah satu pengalaman paling berkesan dalam dunia game. Dan bagi mereka yang baru akan memulai, bersiaplah untuk jatuh cinta… dan jatuh berkali-kali, dalam arti sebenarnya.