
PLANETGAMES. Kabar menggembirakan kembali berhembus dari dunia survival horror. Setelah sukses besar dengan Resident Evil 4 Remake pada 2023, Capcom disebut tengah menyiapkan proyek ambisius berikutnya yakni versi modern dari Resident Evil Code Veronica. Walau belum diumumkan secara resmi, bocoran terbaru menyebutkan bahwa game ini berpotensi meluncur pada tahun 2027, khusus untuk konsol generasi terbaru.
Dari Requiem ke Veronica, Arah Baru Capcom
Dalam dua tahun terakhir (2024–2025), Capcom diketahui tengah sibuk menggarap proyek besar berjudul Resident Evil Requiem, yang dijadwalkan rilis pada 2026. Namun di tengah fokus itu, rumor mengenai kebangkitan Code Veronica justru semakin santer. Sumber yang dipercaya di komunitas leaker game, seperti @AestheticGamer1 (lebih dikenal dengan nama Dusk Golem), mengklaim bahwa remake Code Veronica telah lebih dulu dijadwalkan ketimbang Resident Evil Zero Remake.
Kabar ini pertama kali diungkap oleh akun Twitter @TCMF2, yang membeberkan detail menarik seputar proyek tersebut. Menurut bocoran tersebut, versi terbaru dari Code Veronica akan menampilkan pendekatan naratif yang lebih dalam, dunia permainan yang lebih terbuka, serta perubahan karakter yang signifikan dibanding versi orisinalnya di era Dreamcast.
Wajah Baru untuk Karakter Lama
Salah satu perubahan paling mencolok dalam remake ini adalah penggambaran ulang karakter Steve Burnside. Jika dalam versi klasik ia dikenal sebagai sosok muda yang agak impulsif dan keras kepala, kali ini Capcom dikabarkan akan menampilkan Steve dengan karakteristik yang lebih “polos dan kikuk”. Meski demikian, elemen romansa antara dirinya dan Claire Redfield tetap dipertahankan membuat dinamika keduanya menjadi lebih emosional dan manusiawi.
Di sisi lain, Albert Wesker disebut akan menjadi bintang utama dalam remake ini. Karakter antagonis legendaris tersebut kabarnya memperoleh porsi cerita yang jauh lebih besar, dengan organisasi misterius bernama H.C.F. menjadi fokus utama dalam alur narasi. Menariknya, alih-alih berhadapan dengan Alexia Ashford seperti di versi original, Wesker dikabarkan justru akan menjadi bos yang dihadapi oleh Chris Redfield sebuah perubahan drastis yang berpotensi menambah kedalaman konflik antar karakter.
Eksplorasi Lebih Luas di Pulau Rockfort
Salah satu aspek paling menarik dari bocoran ini adalah desain ulang lokasi utama permainan, yaitu Rockfort Island. Capcom dikatakan ingin menghadirkan nuansa eksplorasi yang lebih bebas melalui sistem semi open-world. Pulau tersebut tidak lagi sekadar latar linear penuh teka-teki, melainkan akan berfungsi layaknya “hub area” yang saling terhubung. Pemain dapat menjelajahi berbagai wilayah menggunakan sepeda motor yang dikendarai Claire fitur baru yang sekaligus menjadi simbol kemandirian karakternya.
Pendekatan ini sejalan dengan tren modern di industri game, di mana kebebasan eksplorasi dan imersi menjadi nilai jual utama. Jika rumor ini benar, maka remake Code Veronica berpotensi menjadi salah satu seri Resident Evil paling ambisius yang pernah dibuat Capcom.
Ekspektasi Penggemar dan Catatan Kewaspadaan
Sejak kemunculan rumor ini, antusiasme komunitas Resident Evil melonjak tajam. Banyak penggemar menganggap Code Veronica sebagai salah satu seri klasik yang paling pantas mendapat versi modern, terutama karena perannya sebagai jembatan antara Resident Evil 2 dan Resident Evil 4 dalam alur besar kisah franchise tersebut. Tak sedikit pula yang berharap Capcom akan mempertahankan nuansa tegang khas survival horror orisinalnya, sambil tetap memperbarui aspek gameplay agar lebih relevan dengan standar modern.
Namun demikian, para penggemar diimbau untuk tidak menelan mentah-mentah semua bocoran ini. Capcom sendiri belum memberikan konfirmasi resmi terkait proyek tersebut. Seperti halnya rumor lain di industri game, ada kemungkinan sebagian informasi masih bersifat spekulatif atau bahkan dapat berubah seiring proses pengembangan berjalan.
Apa Arti Remake Ini bagi Masa Depan Resident Evil?
Jika Resident Evil Code Veronica Remake benar-benar dikembangkan, hal ini bisa menjadi langkah strategis yang memperkuat kontinuitas dan relevansi seri Resident Evil di generasi baru konsol. Game ini bukan hanya sekadar nostalgia, tetapi juga sarana Capcom untuk memperkenalkan kisah penting dalam saga tersebut kepada pemain baru.
Selain itu, keputusan menempatkan proyek ini setelah Requiem menunjukkan bahwa Capcom masih berkomitmen menggabungkan proyek baru dan remake lama secara seimbang strategi yang selama ini terbukti sukses.
Kesimpulan
Meski masih berstatus rumor, potensi kebangkitan Resident Evil Code Veronica jelas menimbulkan rasa penasaran besar di kalangan penggemar. Dengan janji peningkatan kualitas visual, perubahan dinamika karakter, dan sistem eksplorasi yang lebih bebas, remake ini bisa menjadi salah satu rilisan paling ditunggu pada tahun 2027 mendatang.
Namun, hingga Capcom mengumumkan secara resmi, semua informasi ini sebaiknya disikapi dengan bijak. Satu hal yang pasti, jika rumor ini benar adanya, para penggemar Resident Evil akan segera mendapatkan kesempatan untuk kembali ke pulau kelam Rockfort dengan cara yang belum pernah mereka alami sebelumnya.